Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat, meninjau langsung potensi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, dalam rangkaian kunjungan kerja pada 8-9 Agustus 2026 lalu.
Dalam lawatannya tersebut, Jumhur berdialog langsung dengan masyarakat pada Malam Puncak Peringatan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo, serta meninjau kemeriahan Festival Balon Udara di Alun-alun Wonosobo.
Menurut Jumhur, Wonosobo menyimpan potensi besar untuk mendatangkan nilai tambah ekonomi melalui perdagangan karbon berkat kerimbunan vegetasi, kawasan hutan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan penghijauan.
”Ada perdagangan karbon yang nilainya besar sekali. Perdagangan karbon sama dengan perdagangan oksigen. Yakni, oksigen yang dihasilkan dari kegiatan penanaman pohon bisa dikompensasikan dengan nilai uang,” ujarnya.
Karena itu Kementerian LH/BPLH berkomitmen untuk memastikan proses perdagangan karbon ini berjalan transparan agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat yang menggerakkan warga untuk menanam ratusan ribu pohon kopi di lereng Gunung Sindoro dan Sumbing guna menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan produktivitas lahan.
Sementara itu Festival Balon Udara yang merupakan kegiatan rutin juga memiliki daya tarik wisata yang tinggi dan mampu mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pariwisata yang menyenangkan. Konsep ini bisa diteruskan untuk menjadi eco-tourism atau pariwisata yang terkait dengan pemuliaan lingkungan.
“Kami berharap agar sektor pariwisata berbasis keindahan dan kelestarian alam dapat menjadi keunggulan suatu daerah untuk mensejahterakan masyarakat sekitar. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, kami optimistis daerah-daerah di Indonesia dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju dan mandiri secara parisiwisata dengan tetap menjaga kelestarian ekologis bagi generasi mendatang,” tandasnya.


