Lantai keramik merupakan salah satu bagian penting dari rumah. Bagian ini juga kerap tricky karena pemasangan maupun perawatan tidak tepat bisa menimbulkan berbagai masalah. Jadi sangat mengganggu saat keramik yang dipasang terasa kopong bahkan mulai terangkat (popping).
Banyak yang langsung menyalahkan kualitas keramik, padahal akar permasalahannya kerap berasal dari proses aplikasi yang kurang tepat. Dikutip dari laman Mitra 10, salah satu tahap pemasangan keramik yang sering dilupakan yaitu meratakan permukaan lantai sebelum keramik dipasang.
Padahal, kondisi dasar lantai sangat menentukan apakah keramik bisa menempel kuat dan tahan lama atau justru mudah retak dan popping. Keramik membutuhkan permukaan yang rata agar perekat dapat menyebar sempurna karena jika lantai bergelombang atau cekung akan muncul rongga kosong di bawah keramik.
Rongga inilah yang membuat keramik terasa kopong saat diinjak. Dalam jangka panjang, tekanan dan perubahan suhu dapat membuat keramik retak, pecah, bahkan terangkat dengan sendirinya. Masalah ini sering terjadi karena proses pemasangan dilakukan terlalu terburu-buru dan lebih banyak yang fokus memilih motif keramik tapi lupa memastikan kondisi dasar lantainya sudah siap.
Karena itu sangat penting meratakan lantai sebelum pasang keramik. Ratakan dengan menggunakan material self levelling karena tahap ini penting untuk membantu menciptakan permukaan yang lebih stabil dan presisi.
Dengan permukaan lantai yang rata, perekat keramik dapat menyebar lebih merata dan keramik menempel lebih kuat sehingga risiko keramik kopong dan popping dapat dikurangi. Selain dasar lantai yang rata, pemilihan perekat keramik juga tidak kalah penting. Perekat berkualitas membantu keramik menempel lebih optimal dan tahan lama.
Perekat yang tepat membantu mengurangi risiko keramik mudah lepas atau retak. Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menggunakan campuran semen biasa tanpa memperhatikan kebutuhan area pemasangan. Padahal tiap jenis keramik dan area memiliki kebutuhan perekat yang berbeda.
Jika ingin hasil lantai lebih awet dan rapi, fokuslah bukan hanya pada motif keramik tetapi juga kualitas pemasangannya. Keramik yang kuat dan tahan lama dimulai dari dasar lantai yang rata dan perekat yang tepat. Dengan penggunaan self leveling dan perekat berkualitas, risiko keramik kopong, retak, hingga terangkat bisa diminimalkan.


