Bank BSN terus meningkatkan literasi dan iklusi keuangan syariah salah satunya dengan melakukan penandatanganan akad massal pembiayaan syariah serentak sebanyak 10 ribu unit. Event ini menjadi langkah strategis untuk memperluas penetrasi pasar dengan aktivitas dipusatkan di Perumahan Pesona Prima 9 Cikahuripan Bogor, Jawa Barat, pekan ini.
Menurut Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor, aktivitas 10 ribu akad massal serentak ini bukan sekadar merepresentasikan performa operasional perbankan melainkan wujud nyata perusahaan dalam memfasilitasi kebutuhan tempat tinggal yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
“Bagi kami 10 ribu akad hari ini bukan sekadar angka tapi di baliknya ada ribuan keluarga, pelaku usaha, harapan, dan cerita perjuangan untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik. Kami meyakini bahwa rumah bukan sekadar tempat tinggal, melainkan tempat keluarga membangun kehidupan, mendidik anak-anak, menanamkan nilai-nilai kebaikan, dan menyiapkan masa depan,” katanya.
Perhelatan strategis ini turut disaksikan langsung oleh Direktur Pembiayaan Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Khresnariza Harahap, Direktur Pemasaran Pembiayaan BP Tapera Achmad Zaenal Abidin, serta Direktur Utama PT Kreasi Prima Nusantara Hadiana, dengan didampingi jajaran direksi Bank BSN yakni Direktur Consumer Banking Mochamad Yut Penta dan Direktur Commercial and Corporate Banking Maqin U. Norhadi.
Leibh lanjut, Yut Penta menjelaskan bahwa helatan akad massal ini memuat misi utama perusahaan untuk merajut kebahagiaan bagi ribuan keluarga Indonesia sekaligus menjadi stimulus penopang tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah.
“Akad massal ini adalah wujud nyata misi Bank BSN untuk menghadirkan 10 ribu kebahagiaan dan senyuman bagi keluarga Indonesia yang salah satunya bisa mewujudkan impian memiliki rumah yang berkah. Lebih dari itu, momentum ini menjadi langkah strategis untuk terus mendorong peningkatan literasi dan perluasan inklusi ekonomi dan keuangan syariah sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaat nyata dari ekosistem perbankan syariah yang modern, inklusif, dan tepercaya,” tuturnya.
Ditinjau dari struktur portofolionya, penyerapan 10 ribu akad pembiayaan massal tersebut didominasi oleh segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Porsi terbesar dicatatkan oleh KPR subsidi sebanyak 6.550 akad, disusul KPR non-subsidi sebanyak 1.975 akad, pembiayaan non-KPR sebesar 1.215 akad, serta sektor pembiayaan komersial yang menyumbang 260 akad.
Penyaluran yang dominan pada segmen perumahan subsidi ini semakin memperkuat posisi Bank BSN sebagai salah satu penopang utama pembiayaan perumahan nasional. Hingga Juli 2026, Bank BSN mencatatkan realisasi penyaluran KPR Subsidi sebanyak 33.222 unit yang menempatkannya sebagai peringkat kedua penyalur nasional.


