Hingga awal November 2026, realisasi penyaluran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan mencapai Rp29,17 triliun. Dana sebesar ini telah disalurkan untuk 119.790 debitur dan telah mencapai 70,85 persen dari target rencana penyaluran tahun 2026.
Menurut Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati, capaian ini menunjukkan peran penting pembiayaan dalam mendukung ekosistem perumahan nasional termasuk usaha yang berkaitan dengan pembangunan dan penyediaan hunian.
“Makanya Kementerian PKP terus mendorong optimalisasi penyaluran KUR Perumahan melalui koordinasi dengan lembaga keuangan dan pemangku kepentingan terkait. Percepatan ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan sekaligus mendukung keberlanjutan sektor perumahan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha,” katanya.
Penyampaian laporan realisasi anggaran tahun anggaran 2026 menjadi bagian dari komitmen Kementerian PKP untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan pemerintah bisa memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Evaluasi mencakup realisasi keuangan, progres fisik pembangunan, capaian program bantuan perumahan, pembangunan rusun, penyediaan huntap pascabencana, serta penyaluran pembiayaan rumah subsidi dan KUR Perumahan.
Kementerian PKP akan terus memperkuat pengawasan, koordinasi lintas sektor, dan pengendalian pelaksanaan program untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan secara transparan, akuntabel, tepat mutu, tepat biaya, tepat waktu, dan tepat sasaran.
Melalui semangat gotong royong dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Kementerian PKP berkomitmen mempercepat penyediaan hunian yang layak, aman, sehat, dan terjangkau bagi masyarakat di seluruh Indonesia, sekaligus mendukung keberhasilan program 3 juta rumah sebagai salah satu program prioritas.
“Kementerian PKP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, mitra kerja, lembaga keuangan, pelaksana pembangunan, serta media massa yang terus mendukung dan mengawal pelaksanaan program perumahan rakyat,” pungkas Sri.


