Green Building Indonesia Council Indonesia (GBCI) memberikan Greenship Homes v2.0 untuk Tatar Surawisesa Kota Baru Parahyangan. Greenship Homes merupakan sistem sertifikasi rumah hijau untuk menilai kinerja keberlanjutan di beberapa kategori seperti penggunaan lahan, efisiensi energi, konservasi air, pengelolaan material dan sumber daya, hingga kesehatan dan kenyamanan penghuni.
GBCI sendiri merupakan organisasi nirlaba yang menilai standar bangunan hijau Indonesia. GBCI mengembangkan Greenship Homes v2.0 untuk mengatasi tantangan lingkungan saat ini dan kebutuhan perumahan yang terus berkembang. Adapun sertifikat Greenship Homes diserahkan oleh Wakil Ketua GBCI Prasetyoadi kepada Direktur Kota Baru Parahyangan Ryan Brasali.
Menurut Prasetyoadi, sektor perumahan di Indonesia terus berkembang seiring dengan pesatnya urbanisasi dan meningkatnya permintaan akan lingkungan hidup yang lebih sehat dan efisien. Dalam konteks ini, rumah memainkan peran utama dalam penggunaan energi, konsumsi air, pemilihan material, hingga menentukan kualitas hidup secara keseluruhan bagi penghuninya.
“Selama ini GBCI terus mengadvokasi pendekatan yang lebih terukur dan akuntabel dalam pengelolaan sumber daya dan peningkatan kualitas lingkungan pada skala perumahan melalui sertifikasi green. Greenship Homes v2.0 dikembangkan untuk memperkuat standar rumah hijau yang lebih relevan dengan tantangan lingkungan dan kebutuhan perumahan saat ini,” ujarnya.
Tatar Surawisesa Kota Baru Parahyangan menjadi percontohan Greenship Homes v2.0 GBCI dengan meraih Platinum, peringkat tertinggi dalam sistem sertifikasi Greenship Homes GBCI. Melalui proyek percontohan ini, GBCI mendorong agar rumah dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan fungsional tetapi juga memprioritaskan efisiensi sumber daya yang terukur, kualitas hidup yang lebih sehat, dan kesejahteraan penghuni.
Tatar Surawisesa Kota Baru Parahyangan juga menjadi yang pertama menerima Greenship Homes v2.0 hingga menjadi tonggak penting dalam memajukan pembangunan perumahan yang berkelanjutan di indonesiia. Proyek percontohan ini diharapkan bisa mendorong rumah-rumah yang lebih efisien dalam penggunaan energi dan air, sekaligus mendukung ruang hidup yang lebih sehat dan berkualitas tinggi melalui pendekatan desain dan operasional yang terukur.
Tatar Surawisesa meraih total 50 poin dan mengamankan peringkat Platinum setelah penilaian komprehensif di beberapa kategori seperti pengembangan lahan yang tepat, efisiensi dan konservasi energi, konservasi air, sumber daya material dan siklus, kesehatan dan kenyamanan dalam ruangan, serta manajemen lingkungan bangunan. Skor tertinggi diraih dalam kategori kesehatan dan kenyamanan dalam ruangan, yang mencerminkan perhatian yang kuat terhadap kesejahteraan penghuni dan kualitas hidup.
“Proyek percontohan seperti Tatar Surawisesa Kota Baru Parahyangan merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengembangkan standar rumah hijau nasional yang mendukung lingkungan binaan yang lebih sehat, lebih efisien, dan lebih tangguh untuk masa depan,” pungkasnya.


