Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional khususnya yang terkait dalam penataan ruang dan penanganan perumahan. Hal tersebut disampaikan dalam rapat terbatas (Ratas) bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka awal pekan ini.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan, Presiden Prabowo memberikan arahan agar kampus-kampus lebih aktif terlibat dalam proses perencanaan dan pengelolaan tata kota khususnya di daerah-daerah.
“Jadi presiden memberikan petunjuk bagaimana Fakultas Planologi, Arsitek, itu di setiap kampus itu bisa membantu kepala-kepala daerah sehingga tata ruang, tata kota dari setiap wilayah, kota, atau kabupaten itu menjadi tempat praktiknya mahasiswa, tempat penelitiannya dosen-dosen, sehingga membantu kepala daerah untuk mengelola kotanya oleh kampus setempat. Dengan begitu diharapkan kampus berdampak itu bisa terwujud,” ujarnya.
Presiden juga mengarahkan agar peran kampus diperluas dalam menjawab persoalan perumahan yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Menurut Brian, riset dan kajian dari perguruan tinggi diharapkan mampu memberikan solusi konkret dan aplikatif.
“Presiden juga memberikan petunjuk bagaimana kampus-kampus melakukan riset, kajian, penanganan permasalahan perumahan. Jadi nanti tentu Menteri PKP Pak Maruarar akan mengoordinasikan kami dari sisi risetnya ini apa-apa yang bisa membantu dan memudahkan untuk mengatasi permasalahan perumahan,” imbuhnya.
Pendekatan riset tersebut akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk dalam aspek analisis dampak lingkungan. Konsep ini juga untuk menandai perubahan besar agar kampus tidak lagi hanya mencetak lulusan tapi sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan.
Pendekatan ini juga mencakup kajian lingkungan secara menyeluruh dan memastikan bahwa pembangunan kota dan perumahan tidak hanya cepat tetapi juga berkelanjutan. Ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi diarahkan langsung untuk menjawab kebutuhan rakyat.


