Pembiayaan konsumer Bank BSI terus menunjukkan tren yang positif. Saat menutup tahun 2025, pembiayaan perumahan melalui BSI Griya mencapai Rp69,98 triliun. Dengan capaian ini membuat Bank BSI menjadi posisi Top 6 bank penyalur pembiayaan perumahan secara nasional dengan kualitas pembiayaan sehat.
“Segmen konsumer khususnya griya menjadi segmen yang terus kami bidik karena perumahan menjadi salah satu sektor kebutuhan dasar masyarakat dan juga mendorong pertumbuhan bisnis konsumer,” ujar Kemas Erwan Husainy, Direktur Retail Banking Bank BSI.
BSI Griya diraih dengan rata-rata tren booking Rp1 triliun per bulan yang didominasi pembelian rumah pertama Rp500juta hingga Rp2 Miliar, take over, renovasi, maupun kebutuhan lainnya. Mayoritas didominasi nasabah muda (Gen Y dan Gen Z) yakni sekitar 60 persen dari portfolio BSI Griya atau sekitar 200 ribu anak muda.
Ini berarti anak-anak muda sudah mulai memilih pembiayaan rumah sesuau syariah yang memang kompetitif dan bersaing. Terlebih kebutuhan rumah tapak masih memiliki ruang besar untuk pertumbuhan signifikan, terutama untuk rumah pertama.
Kemas menambahkan, pertumbuhan positif ini juga didorong berbagai benefit pembiayaan BSI Griya yang dirasakan masyarakat. Dengan margin angsuran yang kompetitif dan pasti sampai lunas, proses yang mudah dan cepat, pilihan skema syariah yang transparan, bebas denda, bebas biaya provisi dan appraisal hingga Rp5 Miliar, biaya administrasi mulai Rp0,- serta fleksibilitas pembiayaan hingga jangka waktu 30 tahun.
Seluruh manfaat tersebut membuat BSI Griya menjadi solusi yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat dalam mewujudkan hunian impiannya. Nasabah bisa mengajukan pembiayaan BSI Griya melalui mekanisme online yang memudahkan.
Bank BSI juga mengeluarkan program-program untuk memperingati Milad BSI yang ke-5 berupa Special Price BSI Griya Milad dengan margin mulai setara 1,5 persen eff fix 1 tahun, hadiah Rek BSI E-mas 0,5 gram, dan cashback asuransi senilai Rp500 Ribu untuk pengajuan BSI Griya sesuai syarat dan ketentuan bank yang berlaku mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2026.


