Danantara Housing Expo (DHE) 2026 telah berlangsung akhir pekan lalu dengan antusiasme tinggi masyarakat di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2. Pameran perumahan ini dikunjungi kurang lebih 10 ribu orang per hari ini membukukan nilai proyek Rp2 triliun.
Menurut Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria, tingginya jumlah pengunjung menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan lebih banyak pilihan hunian yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masyarakat.
“Kehadiran DHE 2026 mempertemukan pengembang dan lembaga pembiayaan dalam satu lokasi sehingga masyarakat dapat membandingkan berbagai alternatif hunian dan skema pembiayaan secara lebih mudah,” ujarnya.
Antusiasme ini menunjukkan tingginya minat dan kebutuhan masyarakat atas sebuah ekosistem yang menyediakan berbagai pilihan rumah dan promo pembayaran dalam satu lokasi, yaitu DHE 2026. Melalui DHE 2026, masyarakat dapat membandingkan beragam pilihan hunian dan solusi pembiayaan secara lebih mudah.
Selama empat hari penyelenggaraan, DHE 2026 telah mempertemukan lebih dari 130 pengembang BUMN dan swasta dengan masyarakat yang tengah mencari hunian. Pengunjung dapat mengeksplorasi lebih dari 360 ribu pilihan unit, mulai dari rumah subsidi, rumah tapak, apartemen, hingga hunian premium, serta berkonsultasi langsung dengan perbankan dan mitra pembiayaan mengenai berbagai skema kepemilikan rumah.
DHE 2026 juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai informasi yang mendukung proses kepemilikan rumah, mulai dari pembiayaan, perlindungan asuransi, hingga perkembangan teknologi konstruksi dan solusi hunian berkelanjutan.
Kehadiran berbagai pelaku dalam ekosistem perumahan tersebut mencerminkan pendekatan kolaboratif yang diusung DHE 2026 dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian.
Selain menghadirkan beragam pilihan hunian dan solusi pembiayaan, DHE 2026 turut diramaikan oleh berbagai program pendukung, termasuk akad Kredit Pemilikan Rumah (KPR) massal yang melibatkan 200 calon pemilik rumah bersama Himbara dan sejumlah pengembang.
Rangkaian acara juga mencakup kegiatan edukasi kepemilikan rumah, program apresiasi dan hadiah undian, tenant kuliner, serta penampilan sejumlah musisi ternama Indonesia yang menjadi daya tarik bagi pengunjung.
Sebagai bagian dari upaya memperluas akses kepemilikan rumah, DHE 2026 turut menghadirkan berbagai program pembiayaan dengan skema yang beragam sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi dan memilih solusi yang paling sesuai dengan kebutuhannya.
Menurut Dony, capaian tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara pengembang, sektor perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan dapat memperluas akses masyarakat terhadap hunian sekaligus mendukung Program Tiga Juta Rumah yang menjadi prioritas pemerintah.
“Capaian ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap DHE sekaligus memperlihatkan bahwa kolaborasi antara pengembang, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan mampu memperluas akses masyarakat terhadap hunian. Ke depan, kami berharap DHE dapat hadir dengan skala yang lebih besar dan melibatkan ekosistem yang semakin luas untuk mendukung program tiga juta rumah,” imbuh Dony.


