PT Jaya Bersama Saputra (JBS Perkasa) merupaka perusahaan yang menaungi produk pintu baja dan smart door lock Fortress hingga wall panel Mevvah. Berawal dari sebuah bengkel las, 23 tahun perjalanan JBS Perkasa hingga menghasilkan produk-produk berkualitas dan mempertegas langkahnya dengan pengembangan fasilitas manufacturing.
Selama 23 tahun perjalanan tersebut, JBS Perkasa terus berkembang dari bisnis building material menuju ke ekosistem yang lebih besar mencakup keamanan (security) seperti pintu baja dan smart lock Fortress serta Mevvah Wall Panel. Ke depan, perusahaan mengarahkan pengembangan bisnisnya menuju Integrated Home & Building Solution.
Pengembangan Fortress menjadi salah satu langkah strategis perusahaan untuk memperkuat kemampuan manufacturing, menjaga konsistensi kualitas, meningkatkan efisiensi, serta mendukung kesiapan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pasar dan proyek perumahan di berbagai wilayah Indonesia.
“Kami memiliki impian agar ke depan Fortress dapat menghadirkan pintu baja yang diproduksi di dalam negeri dan Fortress merupakan bagian dari perjalanan menuju impian tersebut. Bagi kami ini bukan sekadar membangun fasilitas produksi tapi bagaimana kita dapat membangun kemampuan industri dari Indonesia untuk Indonesia,” ujar Founder-CEO JBS Perkasa Joni Effendi.
Joni menyebut, penggunaan pintu baja di Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar dan itu sejalan dengan terus meningkatnya kebutuhan masyarakat maupun perusahaan developer terhadap material hunian yang aman, kuat, tahan lama, modern, dan berkualitas.
Sejauh ini Fortress telah dipercaya oleh banyak pihak untuk memenuhi kebutuhan pintu pada berbagai proyek perumahan dan terus memperluas kolaborasi dengan developer serta pelaku industri properti lainnya. Bagi perusahaan, kebutuhan pasar tidak hanya berkaitan dengan produk tetapi juga kepastian kualitas, ketersediaan barang, pelayanan, dan kesiapan memenuhi kebutuhan proyek.
“Kami melihat kebutuhan pasar bukan hanya pada produknya tetapi juga kepastian kualitas, ketersediaan barang, pelayanan, dan kemampuan memenuhi kebutuhan proyek. Melalui penguatan manufacturing dan jaringan yang dimiliki, kami ingin semakin siap menjadi partner bagi developer dalam menghadirkan hunian berkualitas di Indonesia,” imbuhnya.
National Sales Director JBS Perkasa Hens Sumarauw menambahkan, JBS Perkasa terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai asosiasi developer, pelaku industri properti, serta stakeholder lainnya sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem industri perumahan yang semakin kuat.
Komunikasi dan hubungan ini yang dibangun bersama Pengembang Indonesia, REI, APERSI, serta berbagai stakeholder industri menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas kontribusi terhadap sektor perumahan nasional.
“Bagi JBS Perkasa, peran industri building material tidak hanya sebatas menyediakan produk. Karena itu kami ingin menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung developer dalam menghadirkan hunian yang aman, berkualitas, efisien, dan semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” katanya.
Perusahaan juga menyambut positif berbagai langkah pemerintah dalam mendorong pembangunan dan penyediaan hunian bagi masyarakat. JBS Perkasa terbuka untuk terus berdialog dan berkolaborasi agar produk building material dalam negeri, termasuk pintu baja, dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi pembangunan perumahan nasional dengan tetap memperhatikan kualitas, kebutuhan developer, serta keterjangkauan bagi masyarakat.
Akhirnya, 23 tahun perjalanan telah menjadi langkah awal dan fondasi untuk langkah-langkah berikutnya. Momentum 23 tahun menjadi titik penting bagi JBS Perkasa untuk memasuki fase pertumbuhan karena selain manufacturing, perusahaan juga akan terus memperkuat business expansion, product innovation, people development, dan industry collaboration sebagai fondasi pertumbuhan berkelanjutan.
“Lebih dua dekade perjalanan telah membuat kami semakin percaya bahwa perusahaan tidak bisa bertumbuh sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan developer, asosiasi, pemerintah, partner, konsumen, dan tentunya seluruh tim. Harapannya, apa yang sedang kami bangun hari ini dapat menjadi kontribusi nyata bagi industri dan bagi pembangunan hunian Indonesia ke depan,” pungkas Joni.


