Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerima kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi beserta jajaran Bupati dan Wakil Bupati se-Jawa Tengah untuk membahas potensi kolaborasi dan peluang investasi di IKN.
Audiensi berlangsung di Kantor Otorita IKN pada pekan ini dan menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara Otorita IKN dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung pembangunan Nusantara.
Otorita IKN memaparkan perkembangan pembangunan IKN termasuk skema pendanaan yang menjadi landasan percepatan pembangunan. Saat ini, pembangunan IKN didukung melalui tiga skema pembiayaan, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), investasi swasta, serta hibah.
Hingga saat ini, estimasi investasi swasta yang telah masuk untuk pengembangan kawasan IKN mencapai Rp74,54 triliun dari 67 investor, sementara nilai proyek melalui skema KPBU mencapai Rp134,22 triliun.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan, Otorita IKN terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai daerah di Indonesia, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sinergi antardaerah menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ekosistem pembangunan IKN sebagai ibu kota politik yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami selalu melayani investor yang masuk. Apabila Jawa Tengah menjadi mitra Otorita IKN nantinya akan ada insentif fiskal. Peluang kerja sama juga bukan terbatas pada investasi tapi juga mencakup berbagai sektor strategis lain yang bisa mendukung pengembangan kawasan IKN mulai dari penyedia barang dan jasa, pengembangan SDM, hingga sektor ekonomi kreatif dan pariwisata,” ujarnya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sangat menyambut baik peluang kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan di Jawa Tengah selama ini dilakukan melalui pendekatan kolaboratif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan sehingga semangat tersebut juga diharapkan dapat diwujudkan dalam kerja sama dengan Otorita IKN.
“Kami membangun Jawa Tengah secara kolaboratif dengan merangkul seluruh pemangku kepentingan, termasuk media, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat. Nyatanya konsep seperti ini juga berlaku di IKN,” katanya.
Melalui audiensi ini, Otorita IKN dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap dapat memperkuat sinergi dalam mendorong investasi, memperluas peluang kerja sama antardaerah, serta menciptakan manfaat ekonomi yang saling mendukung bagi pembangunan Nusantara dan daerah.


