Sejak diresmikan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung pada 25 Mei 2025, Blok M Hub dan kawasan di sekitarnya terus tumbuh menjadi salah satu destinasi wisata perkotaan di Jakarta.
Blok M di Jakarta Selatan merupakan kawasan yang sangat populer khususnya sejak era tahun 1970-an yang dikenal sebagai pusat budaya subkultur, pop, dan trendsetter di Jakarta. Hadirnya MRT Jakarta dan pengembangan kawasan Blok M-Sisingamangaraja telah kembali menumbuhkan kawasan yang sempat redup ini.
Salah satu dampak keberadaan Stasiun Blok M BCA telah menjadi salah satu stasiun dengan tingkat kunjungan atau angka keterangkutan tertinggi. Popularitas kawasan Blok M juga telah kembali seperti era 1990-an.
Pengembangan kawasan Blok M dilandasi oleh Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 55 Tahun 2020 tentang Panduan Rancang Kota Kawasan Pembangunan Berorientasi Transit Blok M dan Sisingamangaraja.
Dalam menjalankan tugasnya, Direksi PT MRT Jakarta (Perseroda) mendorong pengembangan kawasan Blok M–ASEAN sebagai pusat perkotaan yang aktif, inklusif, dinamis, dan layak huni dengan aksesibilitas unggul di jantung Jakarta, melalui pengembangan kawasan berintensitas tinggi yang terintegrasi dengan pelestarian budaya secara progresif.
“MRT Jakarta sebagai salah satu badan usaha milik daerah Provinsi DKI Jakarta sangat mendukung upaya tersebut. Di tingkat manajemen, Direktur Utama MRT Jakarta Bapak Tuhiyat senantiasa mengingatkan insan MRT Jakarta harus bisa mewujudkan impian di kawasan Blok M–Sisingamangaraja sebagai distrik perkotaan yang maju dan inklusif, berperan sebagai simpul diplomasi serta perdagangan internasional sekaligus menjadi pusat inovasi dan pertukaran budaya yang mendorong transformasi Jakarta menjadi kota global,” ujar Farchad Mahfud, Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta.
Untuk itu MRT Jakarta sangat mendukung event myBCA JSD Blok M Festival 2026 yang merupakan salah satu aksi nyata mewujudkan harapan tersebut. Melalui kolaborasi ini, MRT Jakarta sebagai official transportation partner berharap semakin banyak masyarakat beralih ke transportasi publik sekaligus mendukung terwujudnya Jakarta sebagai Kota Global yang inklusif dan berkelanjutan.
Penyelenggaraan myBCA JSD Blok M Festival 2026 akan berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu (31 Juli—2 Agustus 2026) yang akan menyajikan multi-experience melalui beragam kegiatan seperti konser musik hingga bazaar/markets. Pengalaman pelanggan dimulai dari MRT Jakarta Central Hub di Stasiun Blok M BCA sebelum menjelajahi lebih dari 10 zona yang disediakan selama festival.
Kawasan Blok M yang terus berkembang sebagai salah satu pusat aktivitas urban Jakarta dengan MRT Jakarta berperan penting dalam mendorong transformasi kawasan tersebut. “Kolaborasi antara MRT Jakarta dan myBCA JSD Blok M Festival 2026 menunjukkan bahwa mobilitas tidak hanya menghubungkan masyarakat tetapi juga menjadi penggerak tumbuhnya budaya, kreativitas, dan aktivitas ekonomi di sekitar stasiun MRT Jakarta,” imbuh Farchad.
Sejalan dengan pengembangan kawasan berorientasi transit itu, MRT Jakarta terus mendorong Blok M untuk menjadi kawasan yang semakin terintegrasi, mudah diakses, dan hidup sebagai ruang publik.
“Melalui beragam aktivitas bisnis dan pengalaman budaya seni visual serta pertunjukan yang dihadirkan oleh myBCA JSD Blok M Festival 2026, kami percaya bahwa ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan target Pemerintah DKI Jakarta masuk ke peringkat 50 dalam Indeks Kota Global pada 2030,” pungkasnya.


