Perusahaan Astra melakukan kegiatan serah terima rumah layak huni (RLH) sekaligus meluncurkan program EcoBiz di Desa Sejahtera Astra Garut, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kegiatan ini juga sebagai dukungan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penguatan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Astra dalam menghadirkan kontribusi sosial berkelanjutan melalui pengembangan hunian layak serta penguatan ekosistem kewirausahaan bagi masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Penyusunan Sistem Pembiayaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Permukiman (PKP) R. Haryo Bekti Martoyoedo, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat Isma Andini Prihati, Kepala Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship IPB Handian Purwawangsa, Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, serta Ketua Pengurus Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra Rahmat Samulo.
Dalam kesempatan tersebut, Astra melakukan penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada penerima manfaat rumah layak huni sekaligus melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan rumah bagi masyarakat binaan Desa Sejahtera Astra di Garut.
“Program RLH Astra merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman,” ujar Boy Kelana Soebroto, Chief of Corporate Affairs Astra.
Pada tahun 2025, Astra berkomitmen untuk mendukung pembangunan RLH bagi petani Hutan Karbon Produktif di wilayah Desa Sejahtera Astra. Hingga saat ini, telah terbangun sebanyak 250 RLH yang terdiri dari 165 rumah di Kabupaten Banyumas dan 85 rumah di Kabupaten Garut. Penyerahan RLH di Garut dilakukan di empat desa, yaitu Desa Telaga Wangi, Desa Marga Mulya, Desa Jayamekar, dan Desa Cikandang.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi masyarakat, Astra juga meluncurkan EcoBiz Desa Sejahtera Astra Garut. Program ini yang akan menjadi pusat pengolahan kopi terintegrasi dari petani, koperasi, hingga buyer.
“Melalui program ini kami bisa melibatkan sekitar 3.000 petani dengan luas lahan lebih dari 1.500 hektar dan kapasitas produksi mencapai ratusan ton kopi green bean. Nantinya, EcoBiz Desa Sejahtera Astra Garut akan menjadi pusat pembelajaran, wisata edukasi, hingga pengembangan kolaborasi lintas sektor,” imbuh Boy.


