Perum Perumnas terus menghadirkan berbagai sarana maupun fasilitas di Perumahan Samesta Royal Campaka, Purwakarta, Jawa Barat. Perumahan dengan luas pengembangan 23,6 hektar ini menambah fasilitas masjid dan sculpture ikonik di kawasannya.
Sebuah kawasan hunian tentunya bukan sekadar berfungsi sebagai tempat tinggal tapi juga untuk menjadi ruang tumbuh kehidupan sosial, kebersamaan, hingga nilai-nilai keberagaman masyarakat. Untuk itu dibutuhkan berbagai sarana dan fasilitas untuk mewujudkan ruang tumbuh kembang tersebut.
Menegaskan sebagai pengembang yang bukan hanya menghadirkan produk hunian, Perumnas melengkapi kawasannya dengan berbagai sarana dan fasilitas. Komitmen tersebut diwujudkan dengan persemian Masjid Samesta Royal Campaka di Samesta Royal Campaka, Purwakarta, Jawa Barat.
Kehadiran masjid ini menjadi fasilitas sosial dan keagamaan yang strategis bagi warga, sekaligus diharapkan berperan sebagai pusat aktivitas ibadah, interaksi sosial, serta kegiatan kemasyarakatan. Masjid Samesta Royal Campaka dirancang untuk mendukung terciptanya lingkungan hunian yang harmonis, mempererat hubungan antar warga, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di dalam kawasan.
Menurut Plt. Direktur Utama Perumnas Tri Hartanto, hadirnya masjid Royal Campaka merupakan bagian penting dari konsep pengembangan kawasan hunian Perumnas yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Perumnas tidak hanya membangun rumah tetapi juga membangun ekosistem kehidupan. Kehadiran masjid di kawasan hunian menjadi ruang bersama yang memperkuat nilai spiritual, sosial, dan kebersamaan warga,” katanya.
Masjid Samesta Royal Campaka dapat dimanfaatkan bukan hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai fasilitas kemasyarakatan mulai dari kegiatan keagamaan, pendidikan, hingga aktivitas sosial. Dengan sarana masjid ini diharapkan bisa terus mendorong terciptanya lingkungan hunian yang inklusif dan menyenangkan.
Bersamaan dengan peresmian Masjid Royal Campaka, Perumnas juga meresmikan sculpture ikonik di kawasan Samesta Royal Campaka sebagai bagian dari penataan kawasan dan penguatan identitas kawasan hunian. Sculpture ini merupakan implementasi dari konsep ikon kawasan hunian Perumnas yang pertama kali diluncurkan pada puncak peringatan HUT ke-50 Perumnas dan kini diterapkan secara bertahap di berbagai proyek Perumnas.
Dirancang oleh arsitek ternama Indonesia Andra Matin, sculpture tersebut mengusung nilai artistik dan filosofi yang merepresentasikan kesatuan, kebersamaan, dan keberagaman. Pilar-pilar vertikal melambangkan keteguhan langkah Perumnas dalam menyediakan hunian bagi masyarakat sementara garis horizontal yang menghubungkan elemen-elemen tersebut mencerminkan kesatuan visi dan kolaborasi sementara warna bata terakota untuk menegaskan kedekatan dengan budaya dan jati diri.
Total akan dibangun sebanyak 1.499 unit rumah di kawasan ini. Kawasannya juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat modern dengan lingkungan yang nyaman, aksesibilitas yang baik, serta kelengkapan fasilitas sosial yang mendukung kehidupan bermasyarakat.
Dengan adanya fasilitas Masjid, Perumnas memastikan bahwa ruang spiritual hadir lebih dekat, mudah diakses, dan menjadi bagian dari keseharian penghuni. Selain itu, Sculpture Perumnas menghadirkan ikon kawasan dan identitas baru dalam semangat mewujudkan hunian yang aman, nyaman, layak, dan terjangkau bagi masyarakat.
“Melalui peresmian masjid dan penataan kawasan dengan sculpture ikonik ini, kami ingin memastikan bahwa kawasan hunian tidak hanya layak secara fisik tetapi juga hidup secara sosial. Kami berupaya menghadirkan lingkungan hunian yang nyaman, tertata, dan mampu mendukung kehidupan bermasyarakat secara berkelanjutan,” imbuh Tri.


