Pameran furnitur dan desain interior bergengsi akan hadir di Indonesia Design District (IDD) Pantai Indah Kapuk (PIK)2. Pameran ikonik yang pertama kali hadir di Indonesia ini menampilkan 55 karya pilihan dari total 415 obyek yang dikurasi melalui Salone del Mobile.Milano.
SaloneSatellite sendiri merupakan salah satu pameran bergengsi dari Salone del Mobile.Milano yang didedikasikan khusus untuk mewadahi ide-ide visioner dari para kreator berbakat berusia di bawah 35 tahun. Permanent Collection ini dibentuk sebagai arsip hidup guna mendokumentasikan perjalanan panjangnya sejak tahun 1998.
Selama hampir tiga dekade, koleksi ini merekam sejarah penting evolusi desain dunia, memperlihatkan bagaimana gagasan awal atau prototipe eksperimental berhasil menembus industri manufaktur, diproduksi secara masal, hingga akhirnya diakui sebagai ikon kontemporer global. Sejak 2018, seluruh karya ini disimpan di Artwood Academy, Lentate sul Seveso, di jantung kawasan Brianza, Italia.
Dijadwalkan mulai 18 September hingga 18 Oktober 2026 di Townhall IDD PIK2, pameran ini menjadi highlight utama dari perhelatan tahunan Indonesia Design Week (IDW) 2026 di mana pengunjung akan diajak menelusuri potongan sejarah tersebut secara langsung.
Jakarta menjadi destinasi internasional ketiga bagi Permanent Collection setelah Hong Kong pada 2024 dan Paviliun Italia dalam Expo 2025 Osaka. Kehadirannya di IDD PIK2 juga menandai pemberhentian pertama dalam tur internasional terbaru Salone del Mobile.Milano yang sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan global koleksi tersebut.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi IDD PIK2 dalam memperkuat peran Indonesia di kancah desain global. SaloneSatellite Permanent Collection menjembatani warisan desain Italia dengan ekosistem kreatif Indonesia yang terus berkembang.
Melalui pameran ini, dihadirkan pula ruang interaksi bagi para desainer, arsitek, pelaku usaha, pengembang, mahasiswa, hingga pencinta desain untuk bertemu sekaligus mengapresiasi gagasan, keterampilan, dan inovasi.
“Menjadi tuan rumah SaloneSatellite Permanent Collection merupakan momen penting tidak hanya bagi kami tetapi juga bagi IDD PIK2 secara keseluruhan. Kolaborasi ini mencerminkan bentuk pertukaran internasional yang ingin kami bangun yaitu mempertemukan keunggulan desain global dengan energi kreatif Indonesia, kekayaan keterampilan lokal, serta generasi desainer masa depan,” ujar Ipeng Widjojo, CEO IDD PIK2.
Tahun ini, IDW 2026 sendiri mengusung tema “Collective Culture” dan hadir sebagai perayaan kreativitas, budaya, serta kolaborasi di kawasan PIK. Diselenggarakan oleh IDD PIK2, festival tahunan ini bertujuan untuk membawa desain lebih dekat dengan kehidupan masyarakat melalui pameran, instalasi, diskusi, lokakarya, aktivasi ritel, dan program berbasis komunitas.
Rangkaian acara ini akan berlangsung di IDD PIK2 serta berbagai destinasi strategis lainnya termasuk Batavia PIK, Pantjoran PIK, Central Market PIK, By The Sea PIK, Land’s End PIK, dan Orange Groves PIK2. Dalam rangkaian tersebut, pameran SaloneSatellite Permanent Collection menjadi salah satu kolaborasi internasional paling bergengsi di IDW 2026.
Kehadirannya merefleksikan prinsip utama event tahunan ini, yaitu Crafted in Collaboration, Curated by Culture, and Built Through Diversity, dimana desain mampu membangun hubungan yang berkelanjutan lintas wilayah, disiplin ilmu, dan generasi.
Selain itu pameran ini juga menyoroti dedikasi sang pendiri dan kurator Marva Griffin Wilshire, dalam merintis SaloneSatellite sejak 1998. Di bawah kepemimpinannya, pameran ini menjadi bukti nyata bagaimana ekosistem yang tepat dapat mendukung proses kreatif para talenta muda sejak tahap awal, menjembatani ide-ide inovatif dengan sistem produksi manufaktur, hingga mampu membawa produk mereka masuk ke pasar global.
Pendiri dan Kurator SaloneSatellite sekaligus Ambassador for International Relations di Salone del Mobile.Milano Marva Griffin mengatakan, koleksi permanen ini bukanlah arsip statis melainkan sebuah lansekap pertemuan yang dinamis antara desainer muda, pelaku industri, material, budaya, dan berbagai peluang yang mendorong lahirnya gagasan serta kolaborasi baru.
“Kehadiran kami di Jakarta sebagai pemberhentian pertama tur internasional ini kembali menegaskan misi SaloneSatellite untuk terus memberi ruang bagi talenta baru, membangun hubungan nyata dengan dunia industri, serta menunjukkan bagaimana sebuah gagasan dapat berkembang menjadi produk, karier, dan budaya,” katanya.
Selain berperan sebagai kurator pameran, Marva juga akan hadir langsung dalam rangkaian event di Jakarta, mewakili perannya sebagai Ambassador for Italian Design Day. Kehadirannya tentu akan semakin memperkuat dialog strategis antara SaloneSatellite, diplomasi budaya Italia, serta ekosistem desain di Indonesia.
Pameran ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap Jakarta sebagai tuan rumah di mana Plank Chair karya Studio Hendro Hadinata, yang dikembangkan bersama brand lokal EVERY Collections, secara simbolis kembali ke tanah air untuk ditampilkan dalam eksibisiini.
Pameran ini turut didukung oleh Italian Cultural Institute di Jakarta yang berperan penting dalam memperkuat inisiatif pertukaran budaya guna membangun relasi baru antara sektor desain Italia dan Asia Tenggara.
Sementara, tata pameran akan dirancang oleh arsitek Ricardo Bello Dias dan Hariadna Pinate yang menghadirkan atmosfer serta susunan khas SaloneSatellite di Jakarta. Melalui penataan karya dan gagasan desain yang dinamis, pengunjung akan diajak merasakan pengalaman eksplorasi yang menjadi ciri khas SaloneSatellite di Salone del Mobile.Milano.
Kolaborasi IDD PIK2 dengan SaloneSatellite melanjutkan langkah IDD di panggung internasional. Pada April tahun ini, IDD PIK2 menghadirkan IDD Pavilion di Salone del Mobile.Milano melalui partisipasi dalam SaloneSatellite dan pameran Skilled Craftsmanship + Innovation, yang memperkenalkan identitas desain kontemporer Indonesia sekaligus menampilkan kekayaan material serta keahlian lokal dalam mengolah rotan, kayu, tenun, logam, dan keramik.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, IDD PIK2 dan SaloneSatellite menegaskan komitmen bersama bahwa masa depan dunia desain dibentuk secara kolektif, melalui kolaborasi talenta, pertukaran budaya, keterlibatan aktif industri, serta komunitas yang tumbuh bersama.


