Lembaga Demografi Universitas Indonesia (LD-UI) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) juga Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Depok menjajaki kerjasama integrasi data sosial dengan program perumahan. Kerja sama ini sebagai salah satu upaya memutus rantai kemiskinan di Kota Depok.
Kegiatan yang dihadiri Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah, Walikota Depok Supian Suri, Kepala LD-UI I Dewa Gede Karma, dan lainnya. Forum ini membahas mengenai pentingnya data terpadu untuk memastikan program bantuan sosial dan perumahan bisa tepat sasaran sekaligus menjadi instrumen kunci untuk mengangkat masyarakat keluar dari garis kemiskinan.
Wamen PKP Fahri mengatakan, masih terdapat permasalahan serius dalam distribusi bantuan sosial akibat lemahnya integrasi data seperti masih adanya penerima bansos dengan profesi mapan yang seharusnya tidak masuk dalam kategori miskin.
“Kegiatan seperti ini menjadi penting untuk memastikan sistem data by name by address yang bisa dijadikan acuan. Kota Depok dipilih sebagai proyek percontohan penerapan integrasi data ini,” katanya.
Integrasi perumahan menjadi perhatian utama karena rumah bukan hanya dipanjang sebagai kebutuhan dasar tapi juga sebagai instrumen pembangunan yang mampu mengakselerasi pemutusan rantai kemiskinan.
Program perumahan yang terintegrasi dengan layanan sosial, pendidikan, dan akses ekonomi diyakini akan menjadi solusi yang berkelanjutan. Karena itu rumah harus menjadi instrumen yang integratif bukan sekadar tempat tinggal tapi menjadi wadah program yang bisa membantu masyarakat keluar dari kebuntuan ekonomi.
Fahri juga menambahkan, data yang baik akan menjadi kekuatan penting dalam politik maupun pembangunan. Dengan data yang valid pemerintah bisa menentukan langkah tepat sehingga berbagai program bisa dilaksanakan dengan baik. Data is power!
“Melalui kolaborasi ini diharapkan Kota Depok bisa menjadi contoh ideal bagi daerah lain dalam penerapan data sosial-ekonomi yang terintegrasi dengan perumahan. Dengan begitu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat benar-benar merasakan manfaat program pemerintah yang tepat sasaran,” pungkasnya.


