Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan dialog dengan masyrakat di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terkait sosialisasi kolaborasi program pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri PKP Maruarar Sirait bersama pemerintah daerah setempat yaitu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, Anggota Komisi V DPR Danang Wicaksana Sulistya, dan pejabat terkait lainnya.
Kegiatan ini diselenggarakan di Balai Desa Kaliwlingi Brebes ini turut dihadiri oleh Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) selaku Plt. Komisioner Wilson Lie Simatupang serta Plt. Direktur Pembiayaan Perumahan dan Layanan Digital Alfian Arif.
Menurut Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi, Kabupaten Brebes menjadi ujung dari Provinsi Jawa Tengah dan perlu menjadi perhatian terkait kesejahteraan masyarakat khususnya dalam hal ini huniannya.
“Tahun 2026 ini Provinsi Jawa Tengah menjadi swasembada pangan sehingga lahan sawah dilindungi (LSD) sangat menjadi menjadi perhatian. Saat ini kita sudah menerapkan deskresi untuk menjaga wilayah kita dengan ciptakan keamanan dan kolaborasi,” katanya.
Menteri PKP Maruarar dalam sambutan dan arahannya menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dirinya juga mendorong agar Provinsi Jawa Tengah dapat terus berinovasi seperti dengan memperhatikan regulasi terkait rumah susun.
“Kita harus terus berupaya untuk melakukan terobosan melalui kemudahan, memperingkas dan menurunkan bunga maupun biaya, jadi bukan malah menaikkan yang dapat membebankan masyarakat,” ujarnya.
Maruarar juga berpesan melalui BP Tapera dengan menyatakan siap untuk mengalokasikan kuota dana bantuan pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 50.000 unit rumah. Dana ini lebih dikenal masyarakat luas dengan istilah rumah bersubsidi.
Sementara itu menurut Wilson Lie Simatupang, data penyaluran KPR FLPP di Jawa Tengah Tahun 2026 per 9 Mei 2026 adalah sebesar 4.919 unit rumah atau senilai Rp586,96 Miliar. Sedangkan khusus untuk Kabupaten Brebes sendiri realisasi FLPP adalah sebesar 427 unit rumah senilai Rp51,21 Miliar.


