PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP/Paradise Properti) dan Bina Nusantara (Binus) melakukan grand launching untuk proyek 23 Semarang Shopping Center di kawasan Pearl of Java (POJ) City, Marina, Kota Semarang, Jawa Tengah. 23 Semarang Shopping Center dibangun dengan total luas mencapai 65 ribu m2 dengan tenant yang telah mencapai 90 persen (occupancy rate) termasuk melibatkan lebih dari 50 UMKM.
Sebelumnya 23 Semerang Shopping Center telah melakukan soft launching pada tanggal 23 Mei 2026 lalu dan sejak saat itu hingga event grand launching, pengunjung yang datang telah mencapai lebih dari 30 ribu orang. Proyek ini menjadi tonggak baru pengembangan kawasan terpadu yang menggabungkan lifestyle modern, pertumbuhan ekonomi, dan keberlanjutan.
Proyek 23 Semarang Shopping Center bagi Paradise Indonesia merupakan perluasan dari portofolio destinasi gaya hidup di kota-kota utama Indonesia yang selama ini menjadi ciri kuat dari perusahaan. Sementara bagi Binus, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung pengembangan kawasan yang bukan hanya bernilai komersial tapi mampu menghadirkan lingkungan yang saling mendukung antara sosial, pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat perkotaan.
Melalui kolaborasi ini, kedua grup menghadirkan sebuah destinasi terpadu yang memadukan retail, kuliner, hiburan, dan ruang publik terbuka dalam satu ekosistem yang dirancang untuk menjawab perubahan gaya hidup urban masa kini.
Lebih dari sekadar pusat perbelanjaan, 23 Semarang Shopping Center dikembangkan sebagai ruang bersama yang dapat mendorong interaksi sosial, memperkuat konektivitas kota, serta menjadi bagian dari dinamika baru masyarakat Semarang.
Selain menghadirkan destinasi gaya hidup modern, 23 Semarang Shopping Center juga dirancang sebagai platform pertumbuhan ekonomi lokal dan implementasi prinsip pembangunan berkelanjutan. Melalui keterlibatan lebih dari 50 tenant UMKM dan brand lokal dari berbagai kategori usaha, 23 Semarang Shopping Center memberikan ruang yang luas bagi pelaku usaha daerah untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih besar.
Komitmen tersebut diperkuat melalui penyediaan area usaha permanen maupun area pameran dan bazar yang secara khusus disiapkan untuk mendukung promosi produk-produk lokal Jawa Tengah. Inisiatif ini mencerminkan peran 23 Semarang sebagai katalisator ekonomi baru yang mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Grand launching 23 Semarang Shopping Center juga dilakukan bersamaan dengan dimulainya pembangunan (groundbreaking) Hyatt Place Semarang. Hotel berstandar internasional ini dimiliki penuh oleh Binus yang lokasinya berdampingan dengan 23 Semarang Shopping Center untuk memperkuat destinasi lifestyle di kawasan.
“23 Semarang Shopping Center merupakan kolaborasi strategis antara Paradise Indonesia dan Binus untuk menghadirkan bukan hanya destinasi gaya hidup tapi menjadi katalis untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang bagi kota maupun kawasan sekitarnya,” ujar Anthony Prabowo Susilo, President Director & CEO Paradise Indonesia saat acara grand launching.
Direktur Utama PT Prakasita Agung Mandiri (bagian dari Binus Group) Lawrence Wibisono mengatakan, kolaborasi ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi masyarakat dan kota.
“Bagi kami proyek 23 Semarang dan Hyatt Place Hotel Semarang merupakan wujud nyata bagaimana kolaborasi strategis dapat menciptakan dampak yang melampaui aspek bisnis. Kami percaya kehadiran proyek ini akan memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas masyarakat, memperkuat aktivitas ekonomi lokal, serta identitas baru yang memperkaya karakter Kota Semarang,” katanya.
Sejalan dengan visi kedua grup dalam menghadirkan pembangunan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, kawasan 23 Semarang Shopping Center juga mengimplementasikan teknologi energi terbarukan melalui pemanfaatan sistem panel surya berkapasitas hingga 1,86 MWp yang dipasang pada area atap dan kanopi kawasan.
Sistem ini diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 2,6 juta kWh energi bersih pada tahun pertama operasional dan berkontribusi terhadap sekitar 23,5 persen kebutuhan energi kawasan. Inisiatif ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mengurangi jejak karbon operasional sekaligus memperkuat posisi 23 Semarang Shopping Center sebagai destinasi gaya hidup yang mengedepankan prinsip keberlanjutan.


