Untuk mewujudkan kawasannya dengan jaringan 5G, Sinar Mas Land (SML) menggandeng PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi di BSD City. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Serpong Mas Telematika (SMT), anak usaha SML dan Telkom yang dilaksanakan pekan ini.
Dalam kerja sama ini, Telkom berperan sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi yang bermitra dengan SMT untuk pemanfaatan jaringan fiber optik. Infrastruktur tersebut akan digunakan untuk mendukung layanan FTTH (Fiber to the Home) dan FTTX bagi produk IndiHome, IndiBiz dan dedicated internet, serta sebagai transport jaringan Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel melalui jaringan fiber optik.
Menurut EVP Telkom Regional II Edie Kurniawan, kolaborasi antara Telkom dan SML menjadi langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi sekaligus menghadirkan konektivitas digital yang lebih andal di kawasan BSD City.
“Melalui pemanfaatan jaringan fiber optik untuk layanan FTTH, FTTX, serta transport BTS Telkomsel, kami berharap masyarakat dan pelaku usaha di BSD City dapat menikmati kualitas layanan yang semakin cepat, stabil, dan terintegrasi. Kehadiran jaringan 5G ini juga menjadi bagian dari komitmen Telkom Indonesia dalam mendorong percepatan transformasi digital di berbagai kawasan strategis di Indonesia,” ujarnya.
Kiem An Andy, Chief Operating Officer Fiber Optic, Mining & Infrastructure SML mengatakan, sebagai kawasan yang terus berkembang menjadi integrated smart digital city, SML berkomitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang mendukung transformasi digital secara berkelanjutan.
“Melalui kerja sama dengan Telkom, kami optimistis BSD City dapat terus menjadi ekosistem yang kondusif bagi perkembangan teknologi, ekonomi digital, dan inovasi di Indonesia. Dengan hadirnya jaringan 5G di BSD City, kami berharap dapat meningkatkan customer experience bagi pelaku usaha, komunitas kreatif, penghuni kawasan, hingga ekosistem startup sehingga dapat merasakan manfaat konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan andal di BSD City,” bebernya.
Penandatanganan PKS ini menandakan perluasan jangkauan jaringan 5G Telkom di BSD City yang akan tersebar secara bertahap mulai tahun ini. Sebagai kota mandiri seluas 6.000 hektar, BSD City terus berkembang menjadi integrated smart digital city yang menghadirkan ekosistem hunian, bisnis, pendidikan, teknologi, dan gaya hidup dalam satu kawasan terpadu.
Pengembangan kota ini didukung berbagai infrastruktur dan solusi berbasis teknologi seperti jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, implementasi Internet of Things (IoT), sistem keamanan dan monitoring kawasan berbasis digital, hingga pengembangan layanan kota berbasis data yang meningkatkan efisiensi mobilitas, keamanan, dan kenyamanan masyarakat. SMLjuga menghadirkan Digital Hub sebagai pusat inovasi yang mempertemukan perusahaan teknologi global, startup, serta talenta digital dalam satu ekosistem kolaboratif.
Melalui pengembangan infrastruktur digital, konektivitas berkecepatan tinggi, serta kolaborasi dengan berbagai perusahaan teknologi global, BSD City terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat inovasi dan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
Berbagai inisiatif tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan kota masa depan yang terhubung, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung perkembangan ekonomi digital nasional.


