Close Menu
UrbanBaz.id: Berita Properti Terkini Terlengkap Akurat
    Berita Terpopuler

    Nih Syarat Untuk Dapat Kredit Program Perumahan

    October 29, 2025

    Karya Arsitektur Lokal Bertengger di Barcelona

    July 21, 2024

    OPINI: ‘Tanah-Hanif’ (In Memoriam Raden Rasich Hanif Radinal)

    September 27, 2024

    Menengok Perkembangan Kawasan TOD LRT City

    May 5, 2025

    AI-IoT Bikin Rumah Kian Canggih

    March 10, 2025
    Berita Terpopuler

    Nih Syarat Untuk Dapat Kredit Program Perumahan

    October 29, 2025

    Karya Arsitektur Lokal Bertengger di Barcelona

    July 21, 2024

    OPINI: ‘Tanah-Hanif’ (In Memoriam Raden Rasich Hanif Radinal)

    September 27, 2024

    Menengok Perkembangan Kawasan TOD LRT City

    May 5, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    UrbanBaz.id: Berita Properti Terkini Terlengkap AkuratUrbanBaz.id: Berita Properti Terkini Terlengkap Akurat
    • Properti

      Pemerintah Dorong Pembangunan 15 Ribu Hunian Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Di Sumatera

      December 29, 2025

      Mutakhirkan Data Tanah Supaya Tidak Tumpang Tindih

      December 27, 2025

      Yayasan Buddha Tzu Chi Akan Bangun 2.500 Unit Rumah Di 3 Provinsi Terdampak Bencana

      December 23, 2025

      Familia Urban Tawarkan Klaster Ke-10 Rumah Sehat dan Ramah Lingkungan

      December 19, 2025

      Rumah Rp1 Miliaran di BSD City Laris Manis

      December 12, 2025
    • Pembiayaan

      Evaluasi KPR Subsidi FLPP Untuk Dorong Penyaluran Tahun 2026

      January 15, 2026

      2025 Jadi Rekor Penyaluran KPR FLPP, Tahun Ini Kuota Tetap 350 Ribu

      January 3, 2026

      Tahapan Untuk Mencapai Financial Freedom

      December 30, 2025

      Beda KPR Fixed Dengan Floating dan Plus-Minusnya

      December 26, 2025

      Tahun Depan Anggaran KPR FLPP Untuk 350 Ribu Unit Rumah

      December 25, 2025
    • Desain

      Hal Wajib Yang Harus Ada Di Kamar Mandi Lansia

      January 8, 2026

      Kriteria Rumah Green

      January 4, 2026

      Bukan Sekadar Canggih, Nih Empat Fungsi Smart Home

      December 31, 2025

      Hunian Japanese Style Yang Estetik-Efisien

      December 31, 2025

      Pasar Ritel Jakarta Di Tengah Perubahan Lifestyle

      October 31, 2025
    • Tips

      Yuk Bikin Rumah Tetap Segar

      January 15, 2026

      Proteksi Rumah Cara Mudah

      January 9, 2026

      Tips Pengantin Baru Bisa Cepat Punya Rumah

      January 8, 2026

      Warisan Properti Juga Perlu Diasuransi

      January 4, 2026

      Mau Jadi Developer? Untungnya Besar Lho

      January 3, 2026
    • Figur

      Kementerian PKP Rumuskan Standarisasi Pembangunan Perumahan

      January 14, 2026

      Strategisnya Penerapan Ekosistem Digital di Kawasan Ekonomi Khusus

      January 13, 2026

      AHY Inisiasi Pembentukan Urban Resilience Task Force dengan Brasil

      January 2, 2026

      Menengok Kinerja Pasar Obligasi-Sukuk 2025

      January 2, 2026

      Ada Bantuan Hingga Rp30 Juta Untuk Perbaikan Rumah Di Sumatera

      December 30, 2025
    • Investasi

      BI Dorong Investasi Cerdas Untuk Anak Muda

      November 25, 2025

      Kolaborasi Strategis KAI Dan Al Qilaa Bangun Kawasan TOD

      September 18, 2025

      Potensi IKN Diminati Investor Kazakhstan

      September 11, 2025

      Investasi SBN Ritel Bisa Mulai Dari Rp1 Juta

      July 22, 2025

      Shimizu Corporation Hadirkan Konsep Jepang Di Podomoro Park Bandung

      July 22, 2025
    • Landscape

      Mencecap Keindahan Alam Kepulauan Kei Yang Memukau

      January 15, 2026

      Merasakan Keindahan Kepulauan Kei Maluku Tenggara

      January 14, 2026

      Kunang-kunang dan Indikator Ekosistem Alam

      January 13, 2026

      Samesta Royal Campaka Hadirkan Masjid dan Sculpture Ikonik

      January 6, 2026

      Kawasan Menteng Akan Ditata dengan Melibatkan Arsitek

      January 2, 2026
    • Lifestyle

      Melihat Tren Warna 2026

      January 13, 2026

      Tahun Baru Anti Gabut, Coba Nih Beberapa Kegiatan Serunya

      December 30, 2025

      Tahun Baru Nggak Ke Mana-mana, Yuk Bikin Kegiatan Seru Di Rumah

      December 27, 2025

      Terapkan Konsep Green, Kompleks SQ TB Simatupang Raih Best Greenship

      December 26, 2025

      Wisata Outdoor Kolonial Eropa Ada Di Kelapa Gading

      December 23, 2025
    • Opini

      Disiplin Menabung

      January 13, 2026

      Tren Penurunan Suku Bunga dan Dampaknya untuk Properti

      January 9, 2026

      Beberapa Faktor yang Memengaruhi Value Properti

      January 6, 2026

      Kawasan Industri Lanjutkan Tren Positif

      December 31, 2025

      Pasar Apartemen Stabil

      December 30, 2025
    UrbanBaz.id: Berita Properti Terkini Terlengkap Akurat
    Home»Opini»Opini: Danantara Atau Dana Ara untuk Perumahan?
    Opini

    Opini: Danantara Atau Dana Ara untuk Perumahan?

    UrbanBaz.idBy UrbanBaz.idJuly 8, 2025Updated:July 14, 2025No Comments6 Mins Read
    Mandat Perumahan Rakyat Di Pundak UUS BTN
    Muhammad Joni (Foto: Dok. Pribadi)

    Pemimpim bisa dilihat dari dua karakter utama: yang menghitung untung-rugi atau yang menantang arah arus dengan keyakinan. Yang terakhir lebih langka dan sering diburu waktu atau dijegal sistem.

    Jakarta masih di bulan Juli 2025. Belum setahun pemerintahan Prabowo Subianto per Oktober 2025. Di tengah ambisi nan budiman membangun 3 juta rumah untuk rakyat, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait acap buat terobosan, tapi mengapa kali ini melangkah ke lain haluan? Beda haluan itu dikesan publik menjadi pertanyaan: adakah arah Ara bersimpangan?

    Ketika hampir semua pejabat negara berlomba menarik dana investor asing, kali ini Menteri Ara justru menutup pintu pinjaman luar negeri, walau dana paling penting: Cash is King. Ia menolak skema pinjaman asing termasukkah dari Dana Qatar sahabat budiman.

    Padahal menurut Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Dana Qatar sudah masuk senilai Rp40 triliun yang bisa membiaya 50 ribu unit rumah rakyat, aman punya, pun masih di tahap awalan.

    Sebaliknya, tak kalah beteng-cum-keren Bung Ara mengajukan jurus barunya: Danantara Investment dan skema pembiayaan berbasis UKM melalui KUR Perumahan. Tak hanya UKM bahkan UMKM.

    Sikap ini tampak berani, tapi juga (maaf) membingungkan duhai Pak Menteri Ara. Tak hanya saya, juga kawan saya ketua asosiasi pengembang masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

    Dana Murah dan Siap Cair, Mengapa Ditolak?

    Dana Qatar adalah contoh menarik inovasi kreatif menggali pembiayaan eksternal dengan biaya rendah, risiko jangka panjang kecil, dan kapasitas cepat cair. Banyak negara berlomba-lomba mendapat dana semacam ini karena lobi-lobi Indonesia manjur maka investor Qatar luluh hati.

    Jadi mengapa dana murah itu ditolak? Apakah ini soal prinsip yang telak? Apakah Maruarar Sirait ingin membangun ekosistem baru bernama sebut saja “Dana Ara” dengan menggandeng Danantara atau justru asa kombinasi mesin ganda skema investasi Qatar-RI yang sudah mulai dikucurkan barusan tadi?

    Ide Besar: Inovasi atau Ilusi?

    Menteri Ara mengusung gagasan apik: program rumah rakyat tak sekadar bangun rumah tapi juga mendorong UMKM. Ia menginginkan rumah tumbuh bersama ekonomi rakyat. Kredit rumah digandeng dengan pelaku UMKM, bahan bangunan lokal, tenaga kerja domestik, koperasi lokal. The HUD Institute pernah menyiapkan konsep ‘Rumah Sehat Produktif’ untuk menjawab disrupsi pendemi Covid-19, bisa diajak bergotong royong.

    Di atas kertas selalu indah. Tapi realitasnya? Adakah roadmap-nya? Anggaplah paket regulasi yang diperlukan bisa digeber gaspol, tapi juga perlu bersiap mampu laksana lembaga pelaksana. Energi vibes-nya perlu ada.  Sebab Danantara masih bayi. Bank pelaksana KUR Perumahan belum punya produk spesifik pembiayaan rumah rakyat. Pengembang UMKM perlu kapasitasi, standardisasi, dan log in ke sistem. Tapi, Time is Ticking. John Grisham menulis novel thriller ‘A Time to Kill’, kisah Jake Brigance seorang pengacara muda di kota kecil Clanton, Mississippi membela Carl Lee Hailey yang nyaris putus asa.  

    Acap kali ide bagus yang lincah menerobos kebekuan kebijakan ala Menteri Ara, namun saya amati mereda kemudian. Sebagai publik pro MBR, amba ‘Anak Medan’ tak hendak cepat putus asa. Apa kabar rumah gratis dan beleids gotong royong perumahan? Mana pula ikhtiar realisasi kewajiban pengembang atas hunian berimbang? Sampai mana kabarnya BP3? Gagasan pun kebijakan bagus itu saya bela, seperti Jack Brigance kepada Carl Lee Hailey. Gagasan beteng dan keren kudu dimenangkan sebagai sejoli kebijakan dan tindakan merealisasikan.

    Namun Bung Ara, kalau jalan tol Dana Qatar sudah tersedia, kenapa menolak lewat dan memilih buka jalan baru di hutan belantara? Begitu gaya asli kritik jebolan akademi ekonomi pembangunan.

    Risiko Realistis: Waktu, Kepercayaan, dan Friksi Kebijakan

    Ketika rakyat menunggu rumah, ketika backlog hunian sudah 12 juta unit, ketika perintah Presiden Prabowo tegas cetho welo-welo: bangun 3 juta rumah. Maka dan mata pedang waktu menjadi musuh utama yang makan dan tidur bersama.

    Dan, antara Kementerian PKP dan Satgas Perumahan di aras media tampak memunculkan hal yang berbeda. Kata media, Ara tolak pinjaman luar negeri. Wamen PKP Fahri Hamzah yang bertelenta hanya bilang tak paham alasan Ara. Pak Hashim bilang dengan narasi lugas: tak ada pembatalan. Saya dilanda nguyu sukaria.  Buktinya dana Qatar tetap masuk. Dan, diwartakan sudah masuk Rp40 triliun tahap pertama. Great!

    Ups, Menteri Ara bukan pejabat biasa. Ia politisi. Dan seperti tokoh dalam novel hukum John Grisham, Ara memainkan pertaruhan besar dalam sunyi bagaikan thriller ala Grisham. Publik gemas dan gemetar menunggu kabar.

    Bagus jika ia ingin menciptakan paradigma baru. Paten jika ia ingin program 3 juta rumah ini jadi warisan baru, bukan sekadar kelanjutan skeme lama FLPP yang cendedung stagnan dalam kuota. Asosiasi pengembang MBR acap merengekkan kuota. Menkeu kudu perlu diadvokasi konsep subsidi produktif dari dana migas besutan Satgas Perumahan.

    Namun keberanian sering datang bersama risiko: Jika gagal, ia sendirian menanggung beban sejarah. Jika berhasil, ia menciptakan preseden baru dalam pembiayaan perumahan berbasis nasionalisme fiskal, namun mahal.

    Apabila ada hal yang dikuatirkan pada Dana Qatar kudu dimitigasi, bahwa pinjaman luar negeri apalagi dana murah sahabat budiman bukan dosa jika disiapkan dengan pengelolaan yang akuntabel dan tanpa syarat politis.

    Eureka, pinjaman dana murah ternyata oh ternyata bisa untuk negeri (+62). Pelajaran dari Dana Qatar bisa menjadi jembatan inovasi pembiayaan dan efisien belanja perumahan MBR.  Jika gambaran realisasinya blur, suaranya kabur kadena blank spot, vibes-nya tidak good governance, maka angkatan netizen kritis bisa nyinyir panjang. Postulat saya, inovasi dana murah luar negeri untuk perumahan MBR dari Dana Qatar budiman ternyata oh ternyata bisa, mustinya dikerjakan semenjak dari zaman dulu backlog tinggi, ya? Pun begitu hendaknya Danantara.

    Namun Danantara belum terbukti siap-siap, masih menjanjikan Rp130 triliun tapi belum punya histori realisasi. Danantara belum cair seperti Dana Qatar. Maka patut ditanya: Dana Qatar versus Danantara, jenis dana mana lebih gurih dan murah? 

    Kata kawan saya, jika mengggunakan lembaga baru dalam program besar namun belum siap bisa take off, pasti membawa konsekuensi sistemik yang kritis pada saat 11 menit lepas landas: Critical Eleven.

    Program rumah butuh kesinambungan, sinergitas bukan keterpisahan selera, menu dan meja. Memadukan Dana Qatar dan Danantara, plus subsidi produktif mengapa tidak? Asalkan misi program 3 juta rumah sukses membuat rakyat iso nguyu: tersenyum!

    Pak Menteri Yth. Tindakan Pak Ara mungkin berdasar. Tapi suara di ruang publik yang beda adalah sebuah tanda tanya. Dan, bagi rezim hukum pembangunan sing totok, idealisme tanpa kesiapan adalah kekosongan. Apalagi tanpa dua sejoli ini: kebijakan dan realisasi.

    Jika membangun rumah layak untuk rakyat adalah mandatori konstitusi negara, maka yang utama bukan siapa yang membangun tetapi seberapa sigap dan cepat, seberapa aman, dan seberapa berkelanjutan the dream team membangunnya. Menunda hak dasar dan keadilan hunian bukan pilihan, urusannya bisa masuk ke HAM.

    Maka, pertanyaan kritisnya: Apakah Pak Maruarar Sirait sedang menciptakan inovasi pembiayaan perumahan rakyat? Ataukah tanpa sadar sedang menunda program 3 juta rumah yang paling beteng dan keren dalam lintasan sejarah pembangunan perumahan Indonesia yang dua periode hanya berani cuma satu juta. Tak semuanya 100 persen untuk MBR pula.

    Jika ada peluang bagus dana murah yang ternyata oh ternyata bisa dari sahabat budiman Qatar a.k.a Dana Qatar juncto Danantara, maka Alhamdulillah rakyat tersenyum mendapat rumah layak lebih cepat dan tidak ditunda-tunda. Jangan lupa dengan kata yang beteng dan keren dari kitab HAM: Delayed of justice is denied of justice. Jangan tunggu puisi bulan Oktober 2025!

    Muhammad Joni

    Advokat, Sekretaris Dewan Pakar The HUD Institute, Ketua Masyarakat Konstitusi Indonesia

    Tulisan ini adalah opini pribadi

    Dana Qatar telah tersedia bisa untuk bangun 50 ribu unit rumah MBR Perlu percepatan dan dorongan untuk program 3 juta rumah bagi MBR Rp130 triliun dana dari Danantara belum siap dan belum ada bukti realisasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    UrbanBaz.id
    UrbanBaz.id

    Urbanbaz menyuguhkan berita properti terkini, terlengkap, dan akurat. Serta menawarkan solusi lengkap bagi pengembang properti dalam mempromosikan produk, baik secara offline maupun online.

    Berita Terkait

    Mencecap Keindahan Alam Kepulauan Kei Yang Memukau

    January 15, 2026

    Yuk Bikin Rumah Tetap Segar

    January 15, 2026

    Evaluasi KPR Subsidi FLPP Untuk Dorong Penyaluran Tahun 2026

    January 15, 2026

    Merasakan Keindahan Kepulauan Kei Maluku Tenggara

    January 14, 2026

    Kementerian PKP Rumuskan Standarisasi Pembangunan Perumahan

    January 14, 2026

    Strategisnya Penerapan Ekosistem Digital di Kawasan Ekonomi Khusus

    January 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Mencecap Keindahan Alam Kepulauan Kei Yang Memukau

    January 15, 2026

    Kejernihan air laut dengan hamparan pasir putih, gugusan pulau, goa dengan kolam bening, hingga air…

    Yuk Bikin Rumah Tetap Segar

    January 15, 2026

    Evaluasi KPR Subsidi FLPP Untuk Dorong Penyaluran Tahun 2026

    January 15, 2026

    Merasakan Keindahan Kepulauan Kei Maluku Tenggara

    January 14, 2026
    logo footer

    Your Daily Property
    and Lifestyle News

    Urbanbaz.id portal berita menyuguhkan berita properti terkini, terlengkap, dan akurat. Serta menawarkan solusi lengkap bagi pengembang properti dalam mempromosikan produk, baik secara offline maupun online.

    Kategori
    Properti
    Pembiayaan
    Investasi
    Desain
    Landscape
    Lifestyle
    Tips
    Opini
    Figur
    Global
    Video
    Informasi
    About Us
    Privacy Policy
    Ketentuan Layanan
    Contact Us
    Disclaimer
    Advertise
    Redaksi
    Media Sosial
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    All Rights Reserved | Optimized © 2026 by URBANBAZ

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.