Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada jalan dan jembatan melainkan juga pada penyediaan ruang kreatif bagi generasi muda.
Hal tersebut disampaikan saat berdiskusi dengan komunitas pemuda ekonomi kreatif yang tergabung dalam Forum Ekraf Banten di Kota Serang, Banten sekaligus merupakan rangkaian Safari Ramadan.
AHY mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui penyediaan creative hub di berbagai kota, termasuk di Provinsi Banten. Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar khususnya pada 17 subsektor ekonomi kreatif yang dapat menjadi penggerak masa depan perekonomian nasional.
“Semangatnya, pemerintah berupaya menghadirkan creative hub di setiap kota sebagai pusat yang menjembatani kreativitas lintas generasi dan kita punya banyak potensi. Indonesia dikenal dengan keberagaman, budaya, dan kekhasan lokal yang unggul, tinggal bagaimana kita mengemasnya,” katanya.
Ekonomi kreatif juga akan menjadi salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional ke depan, terutama ketika ketergantungan pada sektor ekstraktif sumber daya alam semakin berkurang.
Selanjutnya, AHY melakukan panggilan video dengan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya untuk menjembatani aspirasi pelaku ekonomi kreatif di Banten agar segera ditindaklanjuti secara konkret.
“Ekonomi kreatif adalah masa depan ketika kita tidak bisa terus mengandalkan ekonomi berbasis ekstraktif. Kita perlu mengembangkan sektor berbasis kreativitas, termasuk industri,” imbuhnya.
Karena itu ia kembali menekankan pembangunan infrastruktur harus adaptif terhadap kebutuhan zaman, termasuk menghadirkan fasilitas publik yang mendukung tumbuhnya kreativitas dan inovasi anak muda.


