Artotel Living World Grand Wisata Bekasi resmi dibuka. Keunikan hotel ini berkonsep seni dan gaya hidup modern dan menjadi hotel kedua hasil kolaborasi Kawan Lama Group, Sinar Mas Land (SML), dan Artotel Group.
Terintegrasi langsung dengan pusat perbelanjaan Living World Grand Wisata, Artotel Living World Grand Wisata hadir di kawasan township Grand Wisata Bekasi sebagai destinasi gaya hidup baru yang memadukan seni, kenyamanan, yang ditunjang dengan kemudahan aksesibilitas.
“Artotel Living World Grand Wisata Bekasi dirancang untuk mendukung visi dan pengembangan PT Sahabat Duta Wisata, joint venture company antara Kawan Lama Group dan SML dalam menghadirkan destinasi belanja, hiburan, dan gaya hidup dalam satu kawasan terintegrasi,” ujar Theresia Setiadjaja, Director of Mall Operation Kawan Lama Group.
Dikelola oleh Artotel Group, hotel butik ini terhubung langsung dengan pusat perbelanjaan melalui akses di ground floor sehingga pengunjung dapat berbelanja, bersantap, menikmati hiburan, hingga beristirahat dengan nyaman tanpa harus berpindah lokasi.
Fasilitas baru ini diyakini akan memberikan pengalaman yang lebih menyeluruh bagi seluruh pengunjung baik untuk kebutuhan bisnis maupun menciptakan momen berkesan bersama keluarga.
Hotel ini hadir dengan 13 lantai yang dilengkapi 216 kamar artistik dengan tiga pilihan tipe yaitu Studio 24, Studio 36, dan Studio 50. Di samping itu, hotel ini juga dilengkapi dengan fasilitas restoran seperti Cloven All Day Dining, kolam renang, dan pusat kebugaran.
Hotel ini juga memiliki keunikan dengan adanya Artspace, galeri seni pertama di Bekasi yang terintegrasi dengan hotel dan pusat perbelanjaan sebagai wadah apresiasi seni dan ruang interaksi kreatif bagi masyarakat.
CEO Residential National SML Prasetijo Tanumihardja menambahkan, kehadiran Artotel Living World Grand Wisata Bekasi mencerminkan strategi perusahaan dalam menciptakan destinasi yang memiliki daya tarik berkelanjutan.
“Integrasi hotel dengan pusat perbelanjaan Living World Grand Wisata memungkinkan terciptanya ekosistem yang saling menguatkan, meningkatkan length of stay, traffic pengunjung, serta kualitas pengalaman secara keseluruhan. Melalui pengembangan aset retail dan hospitality yang terkurasi, kami berupaya menghadirkan destinasi yang tidak hanya relevan secara komersial tetapi juga adaptif terhadap dinamika kebutuhan gaya hidup dan bisnis di kawasan timur Jakarta,” bebernya.
Kehadiran fasilitas tersebut untuk memperkuat peran hotel ini sebagai hotel butik bergaya hidup modern yang tidak hanya terintegrasi dengan pusat perbelanjaan tetapi juga mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan bisnis dan acara sosial di kawasan timur Bekasi dan sekitarnya.
Sementara itu COO Artotel Group Eduard Rudolf Pangkerego mengatakan, pembukaan hotel ini merupakan wujud komitmen untuk menghadirkan hotel dengan konsep seni dan gaya hidup yang relevan dengan perkembangan kota.
“Ini menjadi kolaborasi kedua kami bersama Kawan Lama Group dan SML yang kami harapkan dapat memberikan nilai tambah bagi kawasan Grand Wisata Bekasi, tidak hanya sebagai destinasi menginap tetapi juga sebagai pusat aktivitas, kreativitas, dan pertemuan bagi masyarakat,” pungkasnya.


