PT Paramount Enterprise International (Paramount Land) menyepakati kerja sama dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk pengembangan jalur MRT Lintas Timur-Barat yang akan menghubungkan Kembangan, Jakarta Barat dan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
Penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dilaksanakan oleh Presiden Paramount Land M. Nawawi dan Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta Farchad Mahfud serta pengembang lainnya. Acara ini disaksikan oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung, Gubernur Banten Andra Soni, dan Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat.
Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan sebagai dasar pelaksanaan kajian sebelum proyek pembangunan dijalankan melalui koordinasi, diskusi, dan pertukaran data dengan MRT Jakarta yang tidak mengikat secara komersial dan yang akan menjadi penentu arah kebijakan lanjutan pembangunan MRT Lintas Timur Barat Fase 2.
Tiga fokus kajian utama meliputi kajian kelembagaan, kajian keuangan, serta kajian teknis yang mencakup trase dan aspek pendukung lainnya. Proyek MRT rute Kembangan Balaraja ini direncanakan memiliki jalur sekitar 30 km dengan 14 stasiun dan satu depo (Depo Balaraja) dengan tipe jalur konstruksi melayang (elevated).
Proyek MRT ini menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan akan terkoneksi dengan proyek pengembangan Paramount Land, yakni Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals.
M. Nawawi mengatakan, kerja sama ini sangat disambut positif sebagai langkah strategis jangka panjang bukan hanya sebagai proyek infrastruktur tapi juga momentum penting dalam memperkuat konektivitas kawasan barat Jakarta dan Banten.
“Kehadiran moda transportasi MRT tentunya akan memberikan nilai tambah signifikan terhadap kawasan di sepanjang koridor Kembangan hingga Balaraja khususnya seluruh proyek Paramount Land di Kabupaten Tangerang,” katanya.
Untuk itu Paramount Land siap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah dan MRT Jakarta dalam perencanaan dan pengembangan infrastruktur yang selaras dengan visi pembangunan jangka panjang perusahaan.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Paramount Land dalam membangun kota yang terkoneksi dengan sistem transportasi massal yang efisien, nyaman, dan berkelanjutan sekaligus mendorong pemerataan dan pertumbuhan wilayah khususnya di Tangerang Raya dan Banten.
“Penjajakan kerja sama ini menjadi awal langkah baru dalam pengembangan proyek MRT rute Kembangan Balaraja sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat luas dalam memberikan kemudahan akses transportasi, meningkatkan kualitas hidup, mengurangi kemacetan dan polusi, serta menjadi model pengembangan transportasi berkelanjutan di kota-kota lain di Indonesia,” imbuhnya.


