Kenyamanan sebuah hunian sangat dipengaruhi oleh sirkulasi yang baik. Karena itu jendela ataupun bukaan yang lain menjadi instrumen penting pada sebuah rumah. Bukaan merupakan jalur sirkulasi udara yang akan membuat ruangan terasa lebih sejuk dan menjaga kenyamanan serta kesehatan penghuni.
Sirkulasi udara yang terus berputar di dalam rumah akan mengurangi kelembaban, bau pengap, hingga risiko berkembangnya jamur dan bakteri. Maka rumah yang minim ventilasi dengan alasan keterbatasan lahan maupun desain adalah pandangan yang salah.
Toko perkakas dan perlengkapan rumah tangga Azko berbagi tips untuk membuat hunian bisa terasa lebih segar dan nyaman setiap hari. Dikutip dari laman resminya, dengan beberapa langkah kitab isa mengupayakan sirkulasi udara hunian menjadi lebih optimal dengan kebiasaan kecil maupun penggunaan teknologi.
Buka Pintu-Jendela, ini merupakan langkah yang paling sederhana untuk meningkatkan sirkulasi udara di rumah namun sering dilupakan. Membuka pintu dan jendela khususnya di pagi hari merupakan akses utama udara segar dari luar bisa masuk ke dalam dan mendorong udara kotor di dalam keluar dari rumah. Bukan hanya membuat segar dan nyaman, cara ini juga efektif untuk mengurangi kelembapan yang kerap menjadi pemicu tumbuhnya jamur.
Ventilasi Silang atau cross ventilation, memungkinkan udara masuk dari satu sisi dan keluar dari sisi lainnya. Dengan desain ini ruangan terasa lebih lega dan tidak lagi pengap. Penerapannya bisa dengan menempatkan jendela atau lubang ventilasi di dua dinding yang berlawanan untuk membuat aliran udara alami lebih stabil sepanjang hari.
Cahaya Matahari, bisa membantu menurunkan kelembapan dan membunuh kuman secara alami. Pastikan rumah memiliki jendela yang cukup untuk meneruskan sinar matahari ke bagian dalam rumah. Bila cahayanya dirasa berlebihan bisa ditambahkan tirai supaya tetap nyaman namun tidak mengorbankan sirkulasi udara.
Tanaman hias, bukan sekadar mempercantik ruangan tapi juga bisa membantu memperbaiki kualitas udara. Tanaman seperti lidah buaya, monstera, dan palem dikenal mampu membantu menyerap polutan ringan.
Exhaust Fan, di beberapa ruang khusus seperti dapur maupun kamar mandi ada baiknya kita memasang exhaust fan terlebih bila ruang tidak ada akses pada bukaan ventilasi. Perangkat ini bisa menarik udara pengap keluar sehingga ruangan menjadi lebih segar.
Air Purifier, bila rumah berada di area berpolusi atau penghuni memiliki alergi debu, produk air purifier bisa jadi solusi tambahan. Alat ini mampu menyaring partikel-partikel kecil di udara dan juga bau tak sedap yang terjebak di dalam ruangan.
Dehumidifier, ventilasi saja kadang belum cukup untuk mengatasi udara lembap. Solusinya bisa dengan perangkat dehumidifier untuk menyerap kelembapan hingga 20 liter per hari dan dilengkapi dengan pengaturan kelembapan 30-80 persen.
Kipas Angin, kendati sederhana penggunaan kipas angin juga cukup ampuh untuk memperlancar pergerakan udara di dalam rumah terlebih bila penempatannya strategis. Kipas angin bisa diletakan di dekat jendela untuk mendorong udara masuk atau keluar.


