Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) secara resmi menandatangani kerja sama dengan investor internasional Ayedh Dejem Group, perusahaan konstruksi dan pengembangan asal Uni Emirat Arab (UEA). Ayedh Dejem Group akan fokus pada infrastruktur dan real estat untuk pengembangan kawasan terpadu (mixed-use) di IKN.
Kerja sama ini mencakup pemanfaatan lahan seluas 9,7 hektar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A yang terletak di posisi strategis tepat di samping Plaza Bhinneka Tunggal Ika. Di lokasi ini Ayedh Dejem Group akan mengembangkan kompleks perkantoran, area komersial, pusat perbelanjaan (shopping mall), serta fasilitas ibadah (masjid).
“Kami melihat ada pertumbuhan yang signifikan di Indonesia khususnya IKN yang tumbuh pesat dan itu membutuhkan proyek besar untuk memenuhi kebutuhan kawasan. Kami sangat optimistis kerja sama ini akan sangat menguntungkan,” ujar Syeikh Ayedh, Chairman Ayedh Dejem Group.
Ditambahkan juga, Ayedh Dejem Group memiliki kekuatan di bidang pengembangan real estat dan melihat populasi serta ukuran Negara Indonesia yang besar dengan Dubai yang merupakan 20 ekonomi terbesar di dunia, akan menghasilkan pertumbuhan yang signifikan di bidang pengembangan real estat di Nusantara.
Sementara itu Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Sudiro Roi Santoso mengatakan, sangat menyambut positif tuntasnya kesepakatan alokasi lahan strategis dan perjanjian kesepakatan kerja sama pengalokasian lahan dengan luas 9,7 ha tersebut.
“Perkiraannya nilai investasi dari kerja sama ini akan mencapai Rp4 triliun yang akan diawali dengan proses pra-konstruksi seperti perencanaan yang lebih mendetail, proses perizinan, dan juga proses pelelangan kontraktor selama kurang lebih 1,5 tahun sejak perjanjian kerja sama ini,” imbuhnya.
Sesuai dengan tahapan tersebut, pembangunan konstruksi fisik akan dimulai pada pertengahan tahun 2027 mendatang dan terus berlangsung secara berkelanjutan hingga lima tahun ke depan. Realisasi investasi ini merupakan buah dari proses panjang dan komitmen serius kedua belah pihak.
Sebelumnya, Ayedh Dejem Group telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi pembangunan di Nusantara dan menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 8 Mei 2025 lalu. Langkah ini juga mempertegas posisi IKN sebagai “Kota Dunia untuk Semua” yang dibangun melalui kolaborasi sinergis antara pemerintah dan mitra swasta global.


