Bank BRI mencatatkan kinerja yang positif dalam memperluas akses pembiayaan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat melalui penyaluran kredit program perumahan (KPP). Sebagai mitra strategis pemerintah, langkah tersebut juga menjadi dukungan Bank BRI terhadap Asta Cita serta target Program 3 Juta Rumah dalam memperkuat sektor perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurut Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati realisasi penyalurann KPP Bank BRI secara nasional hingga tahun 2026 telah mencapai Rp3,547 triliun dan dari total tersebut Bank BRI berkontribusi sebesar Rp1,774 triliun atau 49 persen dari total penyaluran KUR perumahan nasional.
Direktur Utama Bank BRI Herry Gunardi mengatakan, perusahaan menargetkan penyaluran KUR perumahan sebesar Rp8 triliun sepanjang tahun 2026 ini. “Target ini didukung oleh kekuatan Bank BRI yang memiliki basis nnasabah besar serta jaringan layanan yang telah menjangkau pelosok Indonesia sehingga penyaluran KPR subsidi bisa merata dan efektif,” katanya.
Sementara itu Menteri PKP Maruarar Sirait menambahkan, sangat mengapresiasi kontribusi Bank BRI dalam mendukung pembiayaan rumah subsidi hingga bisa mencatatkan peningkatan yang signifikan dalam penyaluran pembiayaan dari tahun ke tahun.
“Tahun 2024 ada sekitar 16 ribu rumah subsidi yang dibiayai Bank BRI dan pada 2025 realisasinya meningkat menjadi 32 ribu. Tahun 2026 ini Bank BRI menargetkan hingga 60 ribu unit rumah subsidi, maka akan ada 60 ribu masyarakat yang bisa menikmati hunian layak,” katanya.


