Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menegaskan komitmennya dalam mendukung optimalisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat.
Menurut Direktur Jenderal Kawasan Perumahan dan Permukiman Kementerian PKP Fitrah Nur, antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi yang tercermin dari komposisi peserta yang melibatkan pengembang, kontraktor, pelaku UMKM, hingga penerima manfaat BSPS.
“Program BSPS bukan hanya berorientasi pada peningkatan kualitas hunian tapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas. Rencana renovasi 5.000 unit rumah di Provinsi Banten pada tahun ini misalnya, dapat menyerap sedikitnya 25 ribu tenaga kerja langsung belum termasuk efek berganda dari sektor pendukung seperti distribusi material hingga jasa konstruksi,” ujarnya.
Karena itu dari perspektif BP Tapera, program BSPS memiliki posisi strategis dalam ekosistem pembiayaan perumahan nasional khususnya sebagai intervensi awal bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kualitas hunian secara swadaya.
Melalui sinergi dengan program pembiayaan seperti KPR Subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), BSPS diharapkan dapat menjadi pintu masuk (entry point) bagi masyarakat untuk naik kelas dalam akses pembiayaan perumahan formal.
Peningkatan alokasi program BSPS di Provinsi Banten juga dijadikan momentum penting untuk memperkuat integrasi program perumahan berbasis bantuan stimulan dan pembiayaan. Per Maret 2026, alokasi BSPS di Banten tercatat mencapai 3.322 unit, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1.742 unit dengan potensi total alokasi tahun 2026 yang diproyeksikan mencapai 6.975 unit atau meningkat hingga sekitar 300 persen.
Sebaran alokasi tersebut mencakup wilayah pedesaan, pesisir, dan perkotaan yang menunjukkan pendekatan afirmatif pemerintah dalam menjangkau berbagai karakteristik wilayah. Sejalan dengan hal tersebut, BP Tapera melihat bahwa penguatan program BSPS akan berkontribusi pada peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat penerima manfaat yang pada akhirnya dapat memperluas basis calon debitur potensial untuk program pembiayaan perumahan bersubsidi seperti FLPP.


