PT Indonesia Paradise Property Tbk (INPP/Paradise Properti) mencatatkan kinerja bisnis yang sangat baik periode tahun 2025. Selama sembilan bulan tahun tersebut, Paradise Indonesia telah berhasil menyamai total kinerja bisnis pada tahun 2024.
Menurut Direktur Keuangan Paradise Indonesia Surina, periode Januari-September 2025 capaian penjualan yang dibukukan perusahaan mencapai Rp1,3 triliun sehingga untuk total kinerja bisnis tahun 2025 berhasil tumbuh double digit di atas target yang ditetapkan.
“Tahun lalu kami menganggarkan capital expenditure (capex) sebesar Rp1 triliun untuk pembangunan beberapa proyek berjalan. Untuk tahun ini capex yang dianggarkan Rp400 miliar yang akan difokuskan untuk ekspansi aset maupun renovasi properti eksisting,” ujarnya saat Business Outlook 2026 di Jakarta pekan ini.
Distribusi capex antara lain 78 persen untuk ekspansi dan 22 persen untuk operasional. Sedangkan untuk kinerja bisnis sebesar Rp1,3 triliun secara umum porsinya 33 persen dari komersial, 36 persen perhotelan, dan 31 persen property sales. Segmen property sales cukup tinggi karena INPP membukukan penjualan yang besar dari proyek apartemen Antasari Place, Jakarta Selatan.
Presiden Direktur-CEO Paradise Indonesia Anthony Prabowo Susilo mengatakan, peningkatan kualitas aset menjadi prioritas utama pada tahun ini yang artinya perusahaan akan melakukan intensifikasi untuk aset-aset yang telah ada selain ekstensifikasi melalui beberapa proyek baru khususnya di Semarang dan Balikpapan.
“Salah satu strategi intensifikasi kami yaitu perluasan 23 Paskal Bandung hingga 20 persen dari yang sudah eksisting, penambahan meeting room di Harris fX, dan lainnya. Harapannya porsi recurring income perusahaan bisa dipertahankan sebesar 76 persen dari total pendapatan,” bebernya.
Hingga saat ini Paradise Indonesia telah hadir di delapan kota besar seperti Batam, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Makassar, Semrang, dan Balikpapan. Fokus menggarap tiga segmen yaitu komersial, perhotelan, dan residensial dengan konsep 4 M: mixed use development, mid scale, middle-up, dan major cities.


